Subscribe Us

header ads

Diduga Anggaran Pemeliharaan Tak Berbekas, SDN Tejamari 2 Memprihatinkan, Dinas Pendidikan Diminta Audit Menyeluruh

Kabupaten Serang, Banten – Kondisi bangunan SDN Tejamari 2, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, menuai sorotan tajam. Di tengah adanya anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, fakta di lapangan justru memperlihatkan bangunan yang memprihatinkan dan diduga minim sentuhan perawatan.


Berdasarkan hasil pantauan lapangan pada 8 Juli 2026, sejumlah kerusakan tampak jelas di berbagai bagian sekolah. Plafon ambrol, dinding belakang bangunan mengelupas hingga bata merah terlihat, kusen jendela keropos, lisplang rusak dan ditumbuhi rumput liar, serta halaman sekolah yang terlihat kumuh menjadi gambaran kondisi fasilitas pendidikan yang dinilai jauh dari kata layak.


Tidak hanya itu, cat bangunan tampak kusam, memudar, dan mengelupas di sejumlah titik, baik di bagian belakang gedung maupun ruang-ruang kelas. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana yang seharusnya dilakukan secara berkala.


Fakta tersebut menimbulkan dugaan bahwa anggaran pemeliharaan belum memberikan hasil yang terlihat secara nyata. Publik pun mempertanyakan apakah dana tersebut benar-benar direalisasikan sesuai peruntukannya atau hanya tertuang dalam laporan administrasi tanpa diikuti kondisi fisik bangunan yang semestinya terawat.


Aktivis Peduli Pendidikan Banten, Nurhamzah, menegaskan bahwa kondisi SDN Tejamari 2 tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Menurutnya, kerusakan yang terjadi merupakan sinyal kuat perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran pemeliharaan sekolah.


"Jika setiap tahun terdapat alokasi anggaran pemeliharaan, maka hasilnya semestinya dapat dirasakan dan dilihat langsung oleh masyarakat. Jangan sampai anggaran hanya tertib di atas kertas, sementara kondisi sekolah terus mengalami kerusakan. Ini harus dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik," tegas Nurhamzah.


Ia juga mendesak Inspektorat Kabupaten Serang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, serta aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran, untuk melakukan audit terhadap penggunaan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana di SDN Tejamari 2. Audit tersebut dinilai penting guna memastikan seluruh penggunaan anggaran telah sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Tejamari 2 maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang masih diharapkan memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi terkait kondisi sekolah serta penggunaan anggaran pemeliharaan.

(Misra/Jamhari)

 

Post a Comment

0 Comments