Subscribe Us

header ads

Jalan Desa Menyempit Ditelan Rumput, Kades Kadugenep Turun Tangan Pimpin Gotong Royong Jumat Bersih

Serang, Banten delikhukum.com Kondisi jalan di Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, yang mulai menyempit akibat ditumbuhi rumput liar menjadi perhatian serius pemerintah desa. Tidak ingin akses masyarakat semakin terganggu, Kepala Desa Kadugenep, Haji Aopidi, turun langsung memimpin kegiatan gotong royong Jumat Bersih bersama warga RT 18, Pada Jumat 26 Juni 2026.


Pantauan di lokasi menunjukkan bahu jalan yang sebelumnya tertutup rumput dan semak liar dibersihkan secara bersama-sama oleh warga dan aparat desa. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program gotong royong dan kebersihan lingkungan yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Serang.


Di tengah masih banyaknya wilayah yang menunggu perhatian dalam hal pemeliharaan lingkungan, langkah yang dilakukan Pemerintah Desa Kadugenep dinilai sebagai contoh bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan menghabiskan anggaran, tetapi juga harus dibarengi dengan perawatan yang berkelanjutan.


Menyikapi kondisi tersebut, Kepada Desa Kadugenep, Haji Aopidi, turun langsung memimpin kegiatan gotong royong Jum'at bersih bersama warga RT 18 dengan membawa peralatan sederhana, warga dan aparat desa membersihkan rumput liar yang selama ini perlahan "memakan" badan jalan.


Saat diwawancarai wartawan, Haji Aopidi menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.


"Saya mengajak masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan jalan yang dipenuhi rumput. Di sini kita juga ikut mendukung program Ibu Bupati Serang melalui kegiatan Jumat Bersih. Saya selalu memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kebersihan adalah tugas kita bersama. Kita sudah capek-capek membangun dan menghabiskan anggaran yang cukup besar, kalau tidak dirawat tentu akan sia-sia," ujarnya.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap program Jum'at bersih yang digagas pemerintah kabupaten Serang.


"Saya terus memberikan semangat kepada masyarakat agar bergotong royong. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau bukan kita yang merawat jalan desa ini, lalu siapa lagi?" tegasnya.


Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga karena selain membuat lingkungan lebih bersih dan nyaman, juga mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Di tengah menurunnya budaya gotong royong di sejumlah daerah, langkah yang dilakukan Desa Kadugenep menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih dapat tumbuh ketika pemimpin mampu memberi contoh langsung di lapangan.


Pesan yang disampaikan kepada desa Kadugenep Haji Aopidi, membangun itu penting, tetapi merawat hasil pembangunan jauh lebih penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat.


(Red) 

Post a Comment

0 Comments