Subscribe Us

header ads

Revitalisasi PAUD Ar-Ridho Rp167,8 Juta Disorot! Hasil Pengukuran Lapangan Berbeda dengan Pengakuan P2SP, Spesifikasi Material Dipertanyakan

Serang, Banten | delikhukum.com Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD Ar-Ridho di Desa Sukamenak, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp167.804.000, menjadi sorotan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim media di lapangan pada Jumat (31/7/2026), ditemukan dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam petunjuk teknis (juknis) dan dokumen perencanaan.


Hasil pengukuran menggunakan alat sigmat menunjukkan besi tulangan kolom dan balok yang telah terpasang berdiameter sekitar 9,8 mm, padahal berdasarkan dokumen yang diperoleh seharusnya menggunakan besi 12 mm. Sementara besi cincin (begel) yang terpasang terukur sekitar 6,4 mm, sedangkan spesifikasi yang tercantum adalah 8 mm.


Tak hanya itu, tim media juga menemukan penggunaan semen merek Rajawali dan Indosemen, sementara untuk pekerjaan pengecoran disebut menggunakan Tiga Roda. Penggunaan beberapa merek semen tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian material dengan dokumen perencanaan dan Standar Satuan Harga (SSH) yang menjadi dasar penyusunan anggaran proyek.


Saat dikonfirmasi, Kepala PAUD Ar-Ridho, Ibu Imas, menyatakan bahwa seluruh besi yang digunakan telah sesuai dengan RAB, yakni menggunakan besi berukuran 12 mm untuk kolom dan balok.


"Untuk penggunaan besi kami sesuaikan dengan RAB, semuanya memakai besi 12 mm untuk kolom dan balok. Memang aturannya seperti itu, Pak," ujarnya.


Namun, saat ditanya mengenai penggunaan semen, Ibu Imas mengakui adanya pencampuran beberapa merek semen dengan alasan keterbatasan anggaran.


"Semen kami oplos. Kalau semuanya pakai Tiga Roda bagaimana anggarannya? Kalau semuanya pakai Tiga Roda anggarannya tidak mencukupi," katanya.


Ketika kembali ditanya mengenai harga satuan semen yang tercantum dalam RAB maupun acuan Standar Satuan Harga (SSH), Ibu Imas menyebut harga semen yang digunakan berkisar Rp70 ribuan per sak.


Sementara itu, Ketua P2SP, Didin, mengatakan spesifikas penggunaan seluruh besi utama telah sesuai dengan RAB.


"Untuk kolom dan ring balok semuanya menggunakan besi 12 mm, sedangkan besi cincin 8 mm sesuai RAB. Untuk semen, kami menggunakan Indosemen dan Rajawali. Pengecoran memakai Tiga Roda, sedangkan plesteran memakai Rajawali," ujarnya.


Perbedaan antara hasil pengukuran langsung di lapangan dengan keterangan Kepala Sekolah dan Ketua P2SP memunculkan pertanyaan yang perlu dijawab melalui pemeriksaan teknis oleh instansi yang berwenang. Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya ketidaksesuaian spesifikasi material dengan dokumen perencanaan, maka hal tersebut berpotensi berdampak pada mutu bangunan serta menjadi perhatian dalam pengelolaan anggaran negara.


Masyarakat mendesak Inspektorat, Dinas Pendidikan kabupaten Serang, BPKP, serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan audit teknis terhadap spesifikasi material, dokumen RAB, serta pelaksanaan proyek agar seluruh pekerjaan yang dibiayai APBN benar-benar sesuai dengan ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

(Redaksi)

 

Post a Comment

0 Comments