Kabupaten Serang Banten.
Delikhukum.com — Kondisi bangunan SDN Panunggulan 1 kecamatan Tunjung Teja, kabupaten Serang, menuai sorotan aktivis pemerhati pendidikan Banten, setelah tampak kumuh dan memprihatinkan. Sejumlah bagian gedung sekolah terlihat mengalami kerusakan, mulai dari cat dinding yang kusam, tembok mengelupas, hingga plafon yang bolong di beberapa ruang kelas.
Berdasarkan pantauan tim media di lokasi, bangunan sekolah tampak kurang terawat. Dinding di beberapa bagian terlihat catnya memudar dan mengelupas, menambah kesan kumuh pada lingkungan sekolah. Selain itu, plafon di sejumlah ruangan tampak rusak dan berlubang, yang dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, pada Jum'at (15/5/2026).
Perlu Diketahui, Anggaran Pemeliharaan Sarpras SDN Panunggulan 1 Tahun 2024 dan 2025 Tetap Dianggarkan.
Tahun 2024 alokasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahap 1 sebesar Rp 22.074.800 dan Tahap 2 sebesar Rp 13.489.000.
Pada tahun 2025 alokasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahap 1 sebesar Rp 21.617.000 dan Tahap 2 sebesar Rp 12.115.300.
Sementara itu, Nurhamzah, aktivis pemerhati pendidikan Banten, angkat bicara menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, sekolah sebagai sarana pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak untuk menuntut ilmu. Kerusakan fisik bangunan yang cukup mencolok dinilai perlu segera mendapat perhatian dari pihak terkait.
“Anak-anak setiap hari belajar di situ. Kalau kondisi plafon sudah bolong dan tembok mengelupas, tentu sangat disayangkan. Harus ada perbaikan supaya sekolah lebih layak,” ujar aktivis pemerhati pendidikan kepada media.
Kondisi bangunan yang kumuh ini juga menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. Mereka berharap anggaran perawatan yang seharusnya ada dapat benar-benar digunakan untuk menjaga kondisi fasilitas pendidikan tetap baik.
Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Serang agar segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan mengambil langkah nyata untuk renovasi. Dengan begitu, para siswa di SDN Panunggulan 1 dapat belajar di lingkungan yang lebih aman, bersih, dan nyaman.
(Mijong)

0 Comments