Serang Banten.
Delikhukum.com — Warga Kampung Sinar Tanjung, RT 12/01, Desa Cirendeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, mengambil langkah mandiri dengan membangun jalan lingkungan secara swadaya setelah puluhan tahun pengajuan kepada pemerintah desa tak kunjung terealisasi.
Pembangunan jalan rabat beton tersebut dilakukan melalui patungan warga tanpa menggunakan anggaran dari dana desa. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui menjadi alasan utama warga akhirnya bergerak sendiri.
Makruf, selaku Ketua RT 12/01, mengungkapkan bahwa berbagai upaya pengajuan pembangunan jalan telah dilakukan selama bertahun-tahun, namun tidak pernah mendapat realisasi.
“Sudah puluhan tahun kami mengajukan perbaikan jalan ke desa, tapi tidak pernah terealisasi. Akhirnya kami sepakat membangun dengan swadaya karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan,” ujar Makruf kepada wartawan.
Dengan mengandalkan material seadanya dan tenaga kerja dari warga, pembangunan jalan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus bentuk kekecewaan terhadap kurangnya perhatian pemerintah setempat.
Askam, salah satu warga yang terlibat, menegaskan bahwa proyek tersebut sepenuhnya berasal dari inisiatif masyarakat.
“Ini bukan proyek pemerintah. Ini murni hasil swadaya kami,” kata Askam. Pada Minggu (02/5/26).
Hal senada disampaikan Pudin, warga lainnya, yang berharap aksi gotong royong tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.
“Kami berharap ini menjadi tamparan bagi pemerintah. Di balik semangat gotong royong ini ada rasa kecewa yang sudah lama kami rasakan,” ungkap Pudin.
Menurutnya, langkah swadaya ini tidak hanya menunjukkan solidaritas warga, tetapi juga menjadi bentuk aspirasi yang disampaikan secara terbuka kepada pemerintah.
Warga berharap ke depan Pemerintah Desa Cirendeu, Kecamatan Petir, hingga Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Provinsi Banten dapat lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
"Kami ingin ke depan pembangunan seperti ini mendapat perhatian serius karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.
Inisiatif warga ini menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di tengah keterbatasan, sekaligus pengingat pentingnya kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
(Mijong)

0 Comments